BERITA

Kabar dan informasi terbaru dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Laksanakan Pemantauan Kualitas Udara dengan Metode Passive Sampler

Featured News Image
DLH

Pasuruan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan melaksanakan kegiatan pemantauan kualitas udara ambien menggunakan metode Passive Sampler sebagai bagian dari program pemantauan kualitas lingkungan yang didukung melalui anggaran Kementerian Lingkungan Hidup. Kegiatan ini berlangsung selama 14 hari, mulai 29 Juni hingga 13 Juli 2026, pada empat titik lokasi yang mewakili karakteristik wilayah berbeda di Kabupaten Pasuruan.

Pemantauan dilakukan untuk memperoleh data kualitas udara ambien yang representatif berdasarkan fungsi kawasan, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengendalian pencemaran udara serta evaluasi kondisi lingkungan di Kabupaten Pasuruan.

Pada empat titik lokasi yang mewakili 4 kriteria yaitu:

1. Daerah padat transportasi di jalan utama dengan lalu lintas padat  di depan SMK Trisakti, Jalan Patimura, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

2. Daerah atau kawasan industri di depan Kantor Laboratorium PIER, Jalan Raya Industri PIER.

3. Pemukiman padat penduduk di Perumahan Kalirejo, Jalan Bader, Kalirejo, Bangil. 

4. Kawasan perkantoran yang tidak terpengaruh langsung transportasi di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Raci KM 9

Metode Passive Sampler digunakan dengan memasang alat pemantau pada setiap titik selama periode tertentu dengan mengumpulkan polutan di udara tanpa menggunakan pompa atau alat penghisap udara (active sampling). Pengambilan sampel terjadi secara alami melalui proses difusi, yaitu perpindahan molekul gas dari konsentrasi yang lebih tinggi ke media penyerap (adsorben atau absorbent) di dalam alat passive sampler. Selanjutnya, sampel udara yang telah terkumpul akan dianalisis di laboratorium untuk mengetahui konsentrasi parameter pencemar udara sesuai standar yang berlaku.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Harjanto Waluyojati, S.T. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan hidup serta mendukung program nasional pengendalian pencemaran udara.

"Hasil pemantauan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi kualitas udara di Kabupaten Pasuruan berdasarkan karakteristik wilayahnya. Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam merumuskan langkah-langkah pengelolaan lingkungan yang lebih efektif," ujarnya.

Selain memenuhi kewajiban pemantauan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kualitas udara yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(DP)

Komentar (0)

Share :
Belum ada komentar

Tulis Disini